Paspor Baru

Paspor Baru

 

Dasar : Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor

1)  Permohonan Paspor biasa dapat diajukan oleh warga negara Indonesia:

  1. di wilayah Indonesia; atau
  2. di luar wilayah Indonesia

2)   Paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin 1 terdiri atas :

  1. Paspor biasa; dan
  2. Paspor biasa elektronik

3)  Paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin 2 diterbitkan dengan menggunakan Sistem              Informasi Manajemen Keimigrasian.

4)  Permohonan Paspor biasa dapat diajukan secara :

  1. Manual; atau
  2. Elektronik.

Dengan melampirkan dokumen kelengkapan persyaratan.

 

    1. Dalam hal terjadi perubahan data pemegang paspor biasa yang meliputi perubahan nama  atau perubahan alamat pemohon dapat mengajukan permohonan perubahan data paspor biasa kepada kepala kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi
    2. Prosedur perubahan data paspor biasa, dilaksanakan melalui tahapan :

      a)      Pengajuan permohonan

      b)     Persetujuan kepala Kantor imigrasi atau Pejabat imigrasi dan

      c)      Pencetakan perubahan data pada halaman pengesahan

     

  1. Penarikan Paspor Biasa
    1. Penarikan paspor biasa dapat dilakukan kepada pemegangnya pada saat berada di dalam atau berada di luar wilayah Indonesia;
    2. Penarikan paspor biasa sebagaimana dimaksud pada poin 1 dilakukan dalam hal:
      1. Pemegangnya telah dinyatakan sebagai tersangka oleh instansi berwenang atas perbuatan atas perbuatan pidana yang diancam hukuman paling singkat 5 (lima) tahun atau red notice yang telah berada diluar wilayah