Standar Waktu

SOP Permohonan Paspor

 

Dasar: Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor

I. Manual/Walk-in/Datang Langsung

   1. Bagi permohonan Paspor biasa yang diajukan secara manual , pemohon harus     

 

       mengisi  aplikasi data yang disediakan pada loket permohonan dan melampirkan

       dokumen  kelengkapan persyaratan;

 

    2.Pejabat Imigrasi yang ditunjuk memeriksa dokumen kelengkapan persyaratan

       sebagaimana dimaksud pada poin 1;

    3. Dokumen kelengkapan persyaratan yang telah dinyatakan lengkap, pejabat imigrasi 

        yang ditunjuk memberikan tanda terima permohonan dan kode pembayaran;

    4. Dalam hal dokumen kelengkapan persyaratan dinyatakan belum lengkap, pejabat

        imigrasi yang ditunjuk mengembalikan dokumen permohonan dan permohonan

       dianggap ditarik kembali.

 

II. Elektronik

1. Bagi permohonan paspor biasa yang diajukan secara elektronik, pemohon harus

    mengisi aplikasi data yang tersedia pada laman resmi Direktorat Jenderal 

    Imigrasi;

2. Dokumen kelengkapan persyaratan harus disertakan dengan cara memindai 

    dokumen kelengkapan persyaratan dan dikirimkan melalui surat elektronik;

3. Pemohon yang telah mengisi aplikasi data sebagaimana dimaksud pada poin 1

    memperoleh tanda terima permohonan dan harus dicetak sebagai tanda bukti

    permohonan;

4. Permohonan sebagaimana dimaksud pada poin 3 yang telah diperiksa dan

    memenuhi persyaratan diberikan kode pembayaran melalui pesan singkat dan

    surat elektronik.

 

III. Penerbitan Paspor

  1.  

1. Penerbitan paspor biasa dilakukan melalui mekanisme yang terdiri atas :

Pemeriksaan kelengkapan dan keabsahan persyaratan;

Pembayaran biaya paspor;

Pengambilan foto dan sidik jari;

Wawancara;

Verifikasi; dan

Adjudikasi.

2. Langkah-langkah penerbitan paspor biasa adalah:

Pejabat imigrasi melakukan pemeriksaan permohonan dan dokumen kelengkapan persyaratan;

Hasil pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada huruf a yang telah memenuhi persyaratan dimuat dalam sistem Informasi Manajemen Keimigrasian oleh pejabat imigrasi;

Dalam hal terdapat kesamaan biodata permohonan dengan biodata daftar pencegaan yang termuat dalam Sistem Manajemen informasi Keimigrasian, pejabat imigrasi yang ditunjuk wajib menolak permohonan dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

Penolakan permohonan sebagaimana dimaksud pada huruf c disertai dengan surat penolakan dan rincian data pencegahan yang dicetak dari Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian;

Dalam hal persyaratan belum lengkap, pejabat imigrasi yang ditunjuk mengembalikan dokumen persyaratan permohonan kepada pemohon dalam waktu paling lama 1 (satu) hari terhitung sejak tanggal permohonan diterima;

Pengembalian dokumen persyaratan permohonan sebagaimana dimaksud pada huruf e disertai dengan catatan atau penjelasan mengenai persyaratan yang belum dipenuhi;

Dalam hal persyaratan telah lengkap dan nama permohonan tidak tercantum dalam daftar pencegahan, pejabat imigrasi yang ditunjuk melakukan pengambilan foto dan sidik jari;

Pejabat imigrasi wajib melakukan wawancara dengan mencocokkan antara keterangan yang disampaikan oleh pemohon dan dokumen persyaratan asli pemohon;

Pejabat imigrasi memberikan tanda bukti penerimaan permohonan kepada pemohon;

Pemohon melakukan pembayaran biaya paspor biasa pada bank persepsi atau melalui fasilitas pembayaran perbankan;

Dalam hal pejabat imigrasi yang ditunjuk menemukan kecurigaan terhadap persyaratan permohonan, keterangan pemohon, dan atau keabsahan dokumen asli persyaratan, permohonan dapat ditangguhkan untuk dilakukan penelitian atau pemeriksaan lebih lanjut;

Hasil penelitian atau pemeriksaan sebagaimana dimaksud pada huruf l dimuat dalam berita acara pemeriksaan;

Dalam hal pemohon terbukti memberikan keterangan tidak benar terhadap persyaratan pemohonan, keterangan pemohon dan/atau keabsahan dokumen asli persyaratan yang dimilikinya, permohonan dibatalkan;

Dalam hal permohonan dibatalkan sebagaimana dimaksud pada huruf m telah dialokasikan blangko Paspor biasa,  pejabat imigrasi yang ditunjuk waib membatalkan blangko paspor biasa tersebut dan dicatat dalam sistem informasi Manajemen keimigrasian;

Dalam hal pemohon tidak melanjutkan mekanisme dalam jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari, permohonan pengajuan paspor biasa dibatalkan;

Dalam hal permohonan dibatalkan sebagaimana dimaksud huruf o telah dialokasikan blangko Paspor biasa, pejabat imigrasi yang ditunjuk wajib membatalkan blangko paspor biasa tersebut dan dicatat dalam sistem Informasi Manajemen Keimigrasian

Pejabat imigrasi yang ditunjuk melakukan proses verifikasi dan adjudikasi terhadap penerbitan paspor biasa;

Verifikasi dan adjudikasi sebagaimana dimaksud pada huruf q dilakukan dengan mencocokan data biometrik pemohon dan biasa data yang tersimpan dalam sistem Informasi manajemen Keimigrasian;

Dalam hal pada tahapan verifikasi dan adjudikasi tidak ditemukan duplikasi data pemohon, proses penerbitan paspor biasa dilanjutkan pada tahapan pencetakan dan uji kualitas;

Mekanisme pembayaran dan besarnya biaya penerbitan paspor biasa sebagaimana dimaksud dalam huruf j sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

Seluruh biaya yang berkaitan dengan permohonan paspor biasa yang telah disetorkan pada Kas Negara oleh pemohon tidak dapat ditarik kembali;

Menteri atau pejabat imigrasi yang ditunjuk menerbitkan paspor biasa dalam waktu paling lama 4 (empat) hari kerja sejak dilakukan wawancara;

Batas waktu penerbitan paspor biasa sebagaimana dimaksud pada huruf v berlaku juga terhadap paspor biasa yang diterbitkan oleh pejabat Dinas Luar Negeri;

Waktu penyelesaian penerbitan paspor biasa sebagaimana disebutkan pada huruf w danvhuruf v dikecualikan, bagi penerbitan paspor biasa untuk alasan penggantian paspor rusak, penggantian paspor hilang, atau penggantian paspor duplikasi;

Paspor biasa yang telah selesai dapat diambil oleh :

Pemohon dengan menunjukkan tanda  bukti pembayaran dan bukti identitas yang sah;

Orang lain yang memiliki hubungan hukum kekeluargaan denga pemohon dengan menunjukkan tanda bukti pembayaran, fotokopi kartu keluarga, dan kartu identitas pengambil yang sah; atau

Orang lain yang tidak memiliki hubungan hukum kekeluargaan dengan pemohon dengan menunjukkan tanda bukti pembayaran, surat kuasa, dan identitas pengambil yang sah;

Penyerahan paspor biasa sebagaimana dimaksud pada huruf y wajib dicatat dalam buku  penyerahan paspor biasa dan ditanda tangani oleh pengambil.