Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Berita Utama

Pencarian Data

IMG 20190911 WA0037 

Tanjungpandan (11/9) - Dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik bagi Warga Binaan Pemasyaraatan (WBP)  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan bekerja sama dengan Puskesmas Badau rutin mengadakan pemeriksaan Screening HIV/AIDS yang bertempat di Klinik Lapas Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Rabu (11/9). Dalam pelaksanaan kegiatan ini langsung dipimpin oleh Kepala Puskesmas Badau dr. Jubel TH Gultom. 

IMG 20190911 WA0036

Kegiatan Screening HIV/AIDS merupakan upaya promotif, preventif, dan rehabilitatif dibidang kesehatan, serta salah satu kebutuhan pelayanan kesehatan bagi warga binaan di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan. dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Pelayanan Konsultasi Kesehatan dan Pengobatan Umum bagi WBP. Acara dimulai dengan pemberian penjelasan singkat kepada WBP oleh Perawat Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Rizka Rahmaharyanti, S.Kep. NERS yang saat itu ikut mendampingi, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sempel darah masing-masing WBP. "Pelaksanaan tes ini merupakan fasilitas atau upaya pencegahan peredaran penyakit menular di lingkungan Lapas" ujar Rizka. 

Menurutnya Napi dengan HIV/AIDS tidak boleh mendapatkan perbedaan dalam Akses Pelayanan di Lapas. Kita konsisten bahwa layanan Napi dengan HIV/AIDS harus tetap diberikan. Selanjutnya untuk merawat WBP berpenyakit permanen, termasuk HIV ini, kami lakukan screening pelayanan lengkap bekerjasama dengan Instansi terkait. Saat ini HIV sudah ada obatnya yang dikenal dengan nama antireltoviral (ARV). Obat ARV mampu menekan jumlah virus HIV di dalam darah sehingga kekebalan tubuhnya (CD4) tetap terjaga. Sama seperti penyakit kronis lainnya seperti hipertensi, kolesterol, atau DM, obat ARV harus diminum secara teratur, tepat waktu dan seumur hidup, untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA serta dapat mencegah penularan. ARV dijamin ketersediaannya oleh Kementrian Kesehatan dan gratis pemanfaatannya melalui RSUD ataupun Puskesmas setempat, jelasnya.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Seno Utomo, Bc.IP, SH, M.Si menyampaikan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dalam hal ini Puskesmas Badau yang sudah menjalin sinergi yang baik dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi WBP Lapas Kelas IIB Tanjungpandan. kegiatan ini memang rutin dilaksanakan per Triwulan dengan mendatangkan Dokter dan Tim Medis dari Puskesmas Badau. Seraya menambahkan WBP di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan saat ini berjumlah 215 Orang dengan Rincian 188 Orang Narapidana dan 27 orang masih berstatus Tahanan. Untuk mencapai ideal pembinaan maupun pelayanan kesehatan diakuinya masih jauh dengan ditangani oleh 1 orang Perawat. Namun, Seno menegaskan, pihaknya senantiasa melakukan pembinaan dan pelayanan itu secara maksimal dengan menjalin sinergitas dengan berbagai pihak, tegas Kalapas didampingi Kasubsi Perawatan Willi Sutrisno, S.IP. (Humas LP Tanjungpandan)