4

4

12

Pangkalpinang (5/10) - Memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Republik Indonesia / HUT TNI ke-74, Kepala Divisi Administrasi, Anggiat Ferdinan mewakili Kantor Wilayah Kementerian Hukum & Hak Asasi Manusia mengikuti rangkaian kegiatan Upacara Peringatan HUT TNI Ke-74 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Prov. Kep. Bangka Belitung, pagi ini pukul 08.00 WIB hari Sabtu, 5 Oktober 2019. Kegiatan Upacara ini diikuti oleh satuan TNI, Polri, Pemda, Pemkot, Ormas, mahasiswa, serta para pelajar di Prov. Kep. Bangka Belitung. Sementara itu, bertindak selaku Komandan upacara Mayor Inf. Istiari yang sehari harinya menjabat sebagai Daramil 413-02/Bangka Selatan, Bertindak Sebagai Komandan Defile Mayor Inf. Adi Kurniawan.

5

2

1

Komandan Korem 045/Gaya Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman memimpin upacara peringatan HUT ke-74 TNI di lapangan Upacara Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Pangkalpinang, Sabtu (5/10/2019).

6

6

6

Rangkaian upacara HUT ke-74 TNI itu terlaksana dengan penuh khidmat. Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

13

9

Dalam amanatnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang menyampaikan Kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI di manapun saat ini bertugas dan berada, beserta seluruh keluarga besar TNI Selamat Ulang Tahun ke-74 dan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia yang dicintai dan dibanggakan bersama.“ Sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks, Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru, serta Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang,” ungkap Danrem ketika membacakan amanay Panglima TNI.Disamping itu, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyampaikan, menghadapi kompleksitas ancaman diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. "Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI, " Pungkasnya.

12

12

Panglima TNI di akhir amanatnya menekankan beberapa hal diantaranya perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif serta jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah sematamata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini. (Humas Kanwil Babel)